Thursday, March 9, 2017

Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup



   

1.         Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan

         Pertumbuhan adalah proses pertambahan ukuran yang tidak dapat kembali ke asal (irreversibel), yang meliputi pertambahan volume dan pertambahan massa. Pertumbuhan pada makhluk hidup dapat dilihat dari perubahan ukurannya. Oleh karena itu, pertumbuhan dapat dinyatakan dalam ukuran panjang maupun berat. Ciri-ciri pertumbuhan antara lain sebagai berikut.


  •        Terjadi perubahan fisik dan perubahan ukuran.
  •       Terjadi peningkatan jumlah sel.
  •        Terdapat penambahan kuantitatif individu.
  •       Dapat dinyatakan dalam ukuran panjang maupun barat.
  •        Dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal.
  •        Bersifat terbatas, pada usia tertentu makhluk hidup sudah tidak tumbuh lagi.
       Perkembangan adalah proses menuju tercapainya kesempurnaan struktur dan fungsi/kedewasaan. Perkembangan merupakan perubahan struktur dan fungsi spesifik. Perubahan struktur dan fungsi tersebut menyebabkan bagian-bagian penyusun tubuh bertambah lengkap, sempurna, dan kompleks. Adapun ciri-ciri perkembangan antara lain sebagai berikut.


  •        Terjadi peningkatan kualitatif individu.
  •       Adanya proses kedewasaan.
  •        Tidak dapat dinyatakan dalam ukuran jumlah, panjang, maupun berat.
  •       Bersifat sistematik, progresif, dan berkesinambungan. Artinya proses perkembangan terus tejadi sampai makhluk hidup tersebut mati.

2.        Faktor-faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup
Pertumbuahan dan perkembangan makhluk hidup dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor eksternal dan faktor internal.
 
a.      Faktor eksternal
          Faktor eksternal (dari luar) yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan antara lain
            sebagai berikut:
1.    Makanan, merupakan bahan baku dan sumber energi dalam proses metabolisme tubuh, sehingga kualitas dan kuantitas makanan akan memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup.
2.     Pada hewan dan manusia makanan yanga dibutuhkan berupa karbohidrat, lemak, protein, mineral, dan air.
3.      Pada tumbuhan nutrisi yang dibutuhkan berupa unsur hara dan air.
4.     Suhu untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya, makhluk hidup memerlukan suhu yang optimum, misalnya manusia yang normal suhu tubuhnya 37°C.
5.    Air dan kelembapan, merupakan faktor penting untuk pertumbuhan dan perkembangan. Air sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup. Kelembapan adalah banyaknya kandungan uap air dalam udara atau tanah.
6.  Cahaya , berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Tumbuhan sangat membutuhkan cahaya matahari untk fotosintesis. Namun, keberadaan cahaya ternyata juga dapat menghambat pertumbuhan tumbuhan.
7.  Tanah, berkaitan dengan tersedianya unsur-unsur yang diperlukan tumbuhan. Suatu tumbuhan akan tumbuh subur jika unsur-unsur yang diperlukan tersedia dalam jumlah yang cukup. Sebaliknya, jika unsur-unsur tersebut tidak terdapat dalam jumlah yang cukup, maka pertumbuhan akan terhambat.

           b.   Faktor internal
            Faktor internal yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan adalah sabagai berikut:
1.      Gen
Gen adalah substansi/materi pembawaan sifat yang diturunkan dari induk. Gen memengaruhi ciri dan sifat makhluk hidup, misalnya bentuk tubuh, tinggi badan, warna kulit, warna bunga, warna bulu, rasa buah, dan sebagainya. Gen juga menentukan kemampuan metabolisme makhluk hidup, sehingga memengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya.
2.      Hormon
Hormon merupakan zat yang berfungsi untuk mengendalikan berbagai fungsi di dalam tubuh termasuk dalam pertumbuhan dan perkembangan. Hormon yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup beragam jenisnya, misalnya sebagai berikut
a.       Hormon pada tumbuhan
Hormon pada tumbuhan sering disebut fitohormon atau zat pengatur tubuh. Beberapa diantaranya adalah auksin, sitokinin, giberelin, etilen, dan asam absisat.
1.  Auksin, berfungsi untuk memacu perpanjangan sel, merangsang pembentukan bunga, buah, dan mengaktifkan kambium untuk membentuk sel-sel baru.
2.    Sitokinin, memacu pembelahan sel serta mempercapat pembentukan akar dan tunas.
3. Giberelin, merangsang pembelahan dan pembesaran sel serta merangsang perkecambahan biji.
4.   Etilen, berperan untuk menghambat perpanjangan batang, mempercepat penuaan buah, dan menyebabkan penuaan daun.
5.     Asam absisat berperan dalam proses perontokan daun.
b.      Hormon pada hewan
Beberapa hormon pertumbuhan pada hewan adalah sebagai berikut:
1.     Tiroksin, berfungsi mengendalikan pertumbuhan hewan. Pada katak, hormon ini     merangsang dimulainya proses metamorfosis.
2.      Somatomedin, berfungsi memengaruhi pertumbuhan tulang.
3.   Ekdison dan Juvenil, berfungsi memengaruhi perkembangan fase lerva dan fase dewasa, khususnya pada hewab invertebrata.
c.       Hormon pada manusia
Hormon dihasilkan oleh kelenjar endokrin atau kelenjar buntu, yaitu suatu kelenjar yang tidak mempunyai saluran. Beberapa hormon pertumbuhan pada manusia antara lain sebagai berikut:
1.      Hormon tiroksin, dihasilkan oleh kelejar gondok/tiroid. Hormon ini memengaruhi   pertumbuhan, perkembangan san metabolisme karbohidrat dalam tubuh.
2.   Hormon pertumbuhan (Growth Hormone – GH) atau Somatotropin Hormone (STH) hormon ini dihasilkan oleh hiposifis bagian depan. Perannya adalah memengaruhi kecepatan pertumbuhan seseorang. Seorang anak tidak akan tumbuh dengan normal jika kekurangan hormon pertumbuhan. Pada masa pertumbuhan, kelebihan hormon ini akan mengakibatkan pertumbuhan raksasa (gigantisme), sebaliknya jika kekurangan akan menjadi kretinisme (kerdil).

No comments:

Post a Comment